Apa itu Drone?

Mungkin Anda sudah pernah melihat drone terbang atau melihat hasil gambar dan video dari drone. Tapi apakah Anda tahu sebenernya apa itu drone?

Drone adalah kendaraan atau mesin terbang yang dikendalikan secara jarak jauh oleh remote pilot serta dapat terbang secara autopilot menggunakan prinsip aerodinamika.

Terdapat beberapa istilah lain untuk Drone, antara lain:

  1. UAV (Unmanned Aerial Vehicle)
  2. UAS (Unmanned Aerial System)
  3. PUTA (Pesawat Udara Tanpa Awak)
  4. PUNA (Pesawat Udara Nir-Awak)
  5. dst

Saat ini Drone sendiri terbagi menjadi beberapa tipe, antara lain:

Drone Fixed Wing

Drone fixed wing

Drone ini memiliki sayap yang tidak bergerak (fixed) atau sayap tetap. Drone sayap tetap adalah drone paling populer di luar sana. Biasanya digunakan oleh para operator drone profesional karena dapat terbang dalam waktu yang lama dan memiliki jangkauan yang lebih jauh dibandingkan dengan jenis drone lainnya.

Pesawat sayap tetap, kadang-kadang disebut pesawat atau sayap terbang, menggunakan sayap tetap daripada sayap putar untuk menghasilkan daya angkat. Keuntungan utama pesawat bersayap tetap adalah lebih hemat bahan bakar dapat terbang lebih cepat dan lebih jauh daripada pesawat bersayap putar, sambil membawa beban yang lebih berat bila diperlukan. Kekurannya ialah take off and landing membutuhkan waktu dan tempat yang lebih luas serta tidak dapat terbang stationer.

Drone Rotary Wing

Drone multirotor

Pesawat ini memiliki sayap yang berputar (rotate = rotary), atau drone yang memiliki 2 atau lebih rotor sebagai penggeraknya. Bentuknya mirip dengan helicopter, masyarakat juga biasa menyebutnya dengan multicopter. Keuntungan dari drone rotary wing adalah mampu terbang stationer, tidak membutuhkan tempat yang luas dan serta waktu yang lama saat take off landing serta dapat membawa payload lebih fleksibel. Namun kekurangannya ialah lebih boros bahan bakar, durasi terbang terbatas dan jangkauannya lebih kecil. Multirotor biasa diberi nama sesuai dengan jumlah rotor yang dimiliki, seperti:

  1. Quadrotor / quadcopter = 4 rotor
  2. Hexarotor / hexacopter = 6 rotor
  3. Octorotor / octocopter = 8 rotor

Drone juga memiliki klasifikasi berdasarkan beratnya, antara lain:

  • Micro: Berat max 250 gram
  • Mini/Small: 250 gram – 2 kg
  • Small: 2 – 25 kg
  • Medium: 25 – 150 kg
  • Large: Lebih dari 150 kg

Komponen Drone

Secara dasar, drone terdiri dari 3 sistem, antara lain:

  1. Platform
  2. Ground Control Station
  3. Payload

Pembagian lebih lanjut pada sistem di dalam drone yakni:

  1. Struktur
  2. Sistem Propulsi
  3. Power System
  4. Navigation & Orientation Systems
  5. Flight Control System
  6. Advanced Systems

Berbagai informasi mengenai drone dapat Anda ketahui dan pelajari dengan mengikuti pelatihan drone. Terlebih bagi Anda yang membutuhkan sertifikat remote pilot. Terra Academy secara rutin melaksanakan pelatihan drone yang bisa Anda ikut. Pelatihan Terra Academy berikan salah satunya mempelajari kurikulum yang mencakup 12 Aeronautical Knowledge dari CASR 107.73 dan dievaluasi oleh DKPPU. Sertifikat kelulusan dari pelatihan ini dapat digunakan untuk mendaftar Remote Pilot Certificate dari Sistem Registrasi Drone dan Pilot Drone Indonesia (SIDOPI).

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *